sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id wd
Rabu, 17 Desember 2025 18:50

Ponsel Lipat Kembali Populer, Ini Perjalanan dan Teknologi di Baliknya

Kehadiran ponsel layar lipat selain menghadirkan nostalgia, juga menjadi bagian dari revolusi teknologi layar smartphone

Ponsel Lipat Kembali Populer, Ini Perjalanan dan Teknologi
Ilustrasi ponsel lipat. dok. freepik

Belum lama ini, inovasi ponsel lipat kembali menjadi sorotan seiring kemajuan teknologi layar fleksibel yang semakin matang. 

Samsung memperkuat tren tersebut dengan meluncurkan smartphone lipat tiga pertamanya, Galaxy Z TriFlip, yang menawarkan desain tiga lipatan dalam satu perangkat.

Dari format klasik yang pernah berjaya di era ponsel lawas, ponsel lipat kini berevolusi menjadi smartphone modern dengan layar fleksibel canggih dan kemampuan multitasking yang semakin optimal. 

Pada awal 2000-an, desain ponsel lipat sangat digemari karena bentuknya yang ringkas, mudah disimpan di saku, serta mampu melindungi keypad dan layar saat ditutup. 

Selain fungsional, ponsel lipat juga menjadi simbol status dan gaya hidup. Popularitasnya mencapai puncak sekitar 2005 sampai 2007, terutama lewat model ikonik seperti Motorola Razr yang mempopulerkan desain berengsel dengan daya tahan tinggi.

Tren ini mulai meredup setelah kehadiran smartphone layar sentuh. Peluncuran iPhone pada 2007 menjadi titik balik ketika industri beralih ke layar besar dan antarmuka sentuh yang lebih fleksibel untuk internet dan aplikasi.

Namun, Saat ini, minat terhadap ponsel yang dapat dilipat kembali meningkat seiring kemajuan teknologi layar yang semakin andal. 

Ketika ukuran smartphone konvensional terus membesar, smartphone lipat hadir sebagai solusi yang menggabungkan desain ringkas dengan layar luas dalam satu perangkat. 

Meski unsur nostalgia masih terasa, daya tarik utamanya justru terletak pada fleksibilitas penggunaan, dukungan multitasking yang lebih optimal, serta pengalaman visual yang lebih nyaman dan imersif bagi pengguna.

Smartphone layar lipat pertama

Royole FlexPai mencatat sejarah sebagai Smartphone layar lipat pertama di dunia yang resmi diperkenalkan pada 31 Oktober 2018. 

Perangkat ini dibuka untuk pemesanan awal (pre-order) dengan konfigurasi 6 GB RAM dan penyimpanan internal 128 GB. 

Royole sendiri merupakan perusahaan teknologi asal China yang berdiri pada 2012. Meski menjadi pelopor ponsel layar lipat, FlexPai dinilai belum menawarkan kualitas terbaik dibanding generasi selanjutnya.

Sebulan setelahnya, tepat pada 8 November 2018, Samsung memperkenalkan purwarupa ponsel layar lipat bernama Infinity Flex Display. Teknologi tersebut kemudian menjadi dasar pengembangan Galaxy Fold, yang secara resmi diperkenalkan ke publik pada 20 Februari 2019.

Teknologi Smartphone Lipat

Salah satu teknologi utama yang memungkinkan smartphone lipat hadir di pasaran adalah POLED (Plastic Organic Light Emitting Diode). POLED merupakan pengembangan dari teknologi OLED yang secara khusus dirancang untuk perangkat dengan layar fleksibel.

Berbeda dengan OLED konvensional yang masih menggunakan substrat kaca, POLED mengganti lapisan kaca tersebut dengan material plastik atau polimer tipis. 

Penggantian ini membuat layar menjadi lebih lentur, sehingga dapat dilipat dan dibuka berulang kali tanpa mudah retak atau rusak.

Selain layar, sistem engsel adalah komponen penting pada smartphone lipat, berfungsi mendukung layar fleksibel saat dilipat dan dibuka. Engsel dirancang agar tekanan terdistribusi merata, sehingga layar tidak mudah rusak. 

Saat ini smartphone lipat menggunakan beberapa jenis engsel seperti, engsel mekanis yang sederhana dengan penahan fisik kuat, dan engsel bergigi yang memanfaatkan roda gigi kecil untuk lipatan lebih halus dan konsisten.

Perkembangan teknologi engsel kini difokuskan pada peningkatan keandalan sekaligus efisiensi ruang. Beberapa desain menggunakan struktur multi-link untuk mencegah debu masuk, material paduan logam cair, dan pelumas khusus untuk mengurangi gesekan. Kombinasi ini memungkinkan smartphone lipat tetap nyaman digunakan sekaligus awet dalam jangka panjang.

Saat ini, pasar smartphone lipat masih dipimpin oleh Samsung melalui lini Galaxy Z Fold, Galaxy Z Flip. 

Meski begitu, sejumlah merek lain seperti Motorola dengan Razr, Huawei lewat seri Mate X, Honor Magic V, Oppo Find N, serta Google Pixel Fold turut meramaikan pasar dan menjadi pilihan populer di segmen ponsel lipat.

Dengan teknologi layar dan engsel yang semakin matang, smartphone lipat kini bukan lagi sekadar eksperimen, melainkan bagian dari arah baru industri smartphone. 

Share
×
tekid
back to top